Wednesday, September 14, 2011

My Story Today

There have been so long before i start to write my new en3...well, that's me...i like writing very much, but i don't have so much time for it (actually my time is full for many things that not so important..;p).

In my life, I have so many things in my mind to do. Sometimes, I think I want to be, what other people be, I want to do, what all of them can do....I want to do everything and I want to be everyone....haha...so, complicated one....but it is who am i really is....& this goes well with my name...hasyireen...the collector (not dustbin forsure..haha).

In fact, in this age, I still finding one identity that really suit me. Only one! Oh My God, plz dun ever say that I've suffer of identity crisis...;p. Of course not. It just I really like to be everyone I like & u know what? I was triggered to write this en3 after open Wardina Safiyyah FB....

But, I dun think this is a big problem neither for me, nor everyone. Maybe, this is sumthing special bout me, that other people don't have. What I should do now is to use all my capacity that I have, to organize it nicely and start to do sumthing on what I have now...All the skills and speciality. Maybe I have my own weakness...So, don't bother bout it, let the others to fix it ! Go on with what I can do now.

What I need are just :
1- A lot of time
2- A lot of patience
3- A lot of passions
4- A lot of Dua

to support what I already have by the time now. And I believe that nothing a lot than I can do without a small piece of sacrifice of my life to gain what I should gain.

What ever it takes, I hope that I can bear everything comes in front, whether 'it' comes with soft or harsh, i'll take it..Of course with the bless and aid from Allah...

I hope my journey will be very smooth and motivating and I always can help other people, specially the very close one to me along the way...I hope what I have today and in future will make me closer to Allah the Al Mighty in whatever condition I face..InsyaAllah....

Rabbana Atina FiD Dunya Hasanah Wa Fil Akhirati Hasanah Wa Qina 'Azaban Nar....Amin....

Wednesday, April 27, 2011

Peperiksaan Akhir

Sebenarnya, sabtu ni aku akan menduduki peperiksaan akhir , paper pertama untuk semester kedua...perasaan aku??? sangat nervous even this is not my first final. Actually, banyak reason kukuh untuk aku nervous. Antara nya ialah kekangan waktu. Sebagai seorang pelajar part timer, aku tak punya masa yg cukup banyak utk study sebaiknya. Cukup2 je time tu. For this paper, everynite aku dgn coursemate merangkap ofismate buat study grup. Yelah, if kitorg duduk rumah, konpem tido..letih tau tak, kerja lagi. Tapi, ada orang paksa ke aku sambung belajar????Rasa cam takde jer...so, padan muka.hehehe...

Reason lain, kami (termasuk kawanku yg di atas) sangat eager untuk dapat result yang cemerlang this sem. Peluangnya ada, tapi mampukah kami dengan kapasiti tenaga dan masa yang bersisa ini?????Hanya pada Ya Rabbi kami meminta.

Alamak, dah dekat kul 9 lah..k lah, nak pi solat & nak pi study...semoga terus diberi kekuatan..Doakan kami ye....:-)

Antara Setiausaha & Kaunselor....

Hrmmm...tajuk entry aku kali ni macam gempak je kan...hehehe...
sebenarnya 2 jawatan di atas adalah tugas sampingan aku di tempat kerja.
Diulang sampingan ye, bukan hakiki...hrmm...aku just nak cerita pasal
2 tugas yg jauh berbeza ni je..yelah setiausaha selalu digambarkan org
yg teliti, yg buat kerja dgn cepat, tangkas, banyak bantu bos, efficient
dan berpenampilan..manakala kaunselor pulak lebih kepada seorang yang
berperawakan lembut, senang didekati, bertolak ansur dan penyayang...
macam mana aku nak jadi 2 org dalam satu masa ni??????

jawapannya....jadilah diri sendiri...;-)

Sunday, April 24, 2011

Di Atas Satu Cinta

Jejak-jejak langkahku bagaikan lembaran waktu,
apakah ku masih bisa terus melangkah,
serpihan hidupku kan ku bangun di atas satu cinta...
Subhanallah aku mencintainya, Subhanallah aku menyayanginya,
dari ufuk timur hingga ke barat selalu di hatiku~

erm..ntah kenapa bait2 senikata lagu di atas begitu menyentuh hati wanitaku (cewwah).
Adakah kisah cinta yang terputus di pertengahan menjadikan ayat2 di atas begitu dekat dengan aku?
Tapi terpulang pada seseorang bagaimana kita menginterpretasi sesuatu ayat tu...
Cinta yang di damba pada manusia, bukanlah segala2nya...Cinta Ilahi lah yg hakiki..
Cuma sejauh mana usaha kita untuk menggapai cinta Sang Agung?
Kita selalu kecewa bila cinta manusia jauh dari kita, sedangkan cinta Allah sentiasa bersama kita saat senang & sukar kita.
Tidak kah kita sedar & percaya? ermmmm...
Semoga hidup & mati kita hanya keranaNya, dan apa saja yang kita buat di bumi Allah ni, sama2 lah kita niatkan hanya keranaNya...

Sunday, March 20, 2011

kisah mid sem

Hari ni, aku telah berjaya menamatkan satu paper mid sem dengan tak berapa nak jaya sangat...huhuhu...sebenarnya aku agak terkilan, sebab aku rasa persediaan yang dah dibuat tu, dah macam cukup apatahlagi soalan2 yg diberikan semua ala2 dalam kelas..ada la adjust here and there ckit2...tp bila discus balik dengan kak zery (sahabat baik) yg juga sesama amik paper tu ngan aku, sebenarnya kitorg boleh buat soalan yg diberi tu, just kitorg terlalu terlalu tertakluk sgt pada buku, tak cuba nak open mind & think out of box...sebab tu, bila dapat soalan tricky sikit, kitorg gelabah..lg satu paper ni banyak sgt calculation dia..pergh, memang penat and tak larat...hrmmm, nasiblah ni midsem ajer, at least boleh dijadikan sempadan untuk final nanti (hopefully la;p)...

Anyway, tu cerita pasal test...tu baru satu, banyak lagi nak kena jawab test ni...cycle dia, study, jawab test, takleh jawab, sedih, menyesal, pastu ulang benda yg sama sampai abis sem..hehe...tak abis2...gitulah hidup ni...berulang-ulang melakukan benda yang sama...sampai lah akhir hayat...selain kerja & study, apa lagi yang boleh kita fikirkan untuk dilakukan???sampai bila agaknya hidup aku camni kan? sedangkan masa makin mengejar, usia makin bertambah...entahlah..adakah aku terlalu mengejar dunia? adakah aku terlalu panjang angan2? Sebenarnya aku just nak mengisi masa lapang, daripada hilang dan terbuang..yelah, sekarang ni rasa masa tu terisi je, x pernah ada sangat masa lapang..cuma dalam meniti masa ni, kadang2 kite (aku la tu) tergelincir daripada misi sebenar aku diciptakan ke bumi Allah ni iaitu untuk beribadah kepadaNya...tp belajar dan kerja itu juga satu ibadah, cuma niat kita tu bagaimana? sebenarnya aku pernah terbaca yang Allah menyukai hambaNya yang melakukan kerja dengan terbaik...so, mungkin tak salah kita kerja bersungguh-sungguh, tapi jangan sampai mengabaikan yang utama..letakkan utama dari yang utama....

Wednesday, March 9, 2011

Assignment GA

Tengah duk membaca tentang GA (Genetic Algorithm), si Joe selaku coursemate merangkap ofismate YM aku, tny cane cara nak menghapal (dia ada test sabtu ni)...huhu...sembang punya sembang, dia duk habaq yg subjek emc (kitorg amik sesama) da kuar assignment individual....aduh...tambah lg....yg ni pun x siap2..sekarang fokus aku dah semakin lari...takutnye..dah nak dekat exam ni...Ya Allah, Kau bantulah hambaMu ini & sahabat2 ku Ya Allah...amin....

rindu=)

Wahhh.....sudah lama x berblog...bila baca blog kawan2, rasa rindu nak aktif semula...insyaAllah......

Wednesday, May 26, 2010

10 hal yg mendatangkan kecintaan kepada Allah SWT

10 hal yg mendatangkan kecintaan kepada Allah SWT

Original Link : Klik sini

Setiap yg bergelar hamba pasti ingin memiliki kecintaan kepada Allah swt, sebagaimana juga kita mengharapkan cinta-Nya yg Maha Agung pada kita. Namun, semakin meniti usia, cinta yang dipupuk kadang2 belum mantap. Dan kita masih mencari- cari...Lalu bagaimana?

PERTAMA

Membaca Al Qur’an dengan merenungi dan memahami maknanya, sebagaimana seseorang memahami sebuah buku yaitu dia menghafal dan harus mendapat penjelasan terhadap isi buku tersebut. Ini semua dilakukan untuk memahami apa yang dimaksudkan oleh si penulis buku.

[Maka begitu pula yang dapat dilakukan terhadap Al Qur’an, qalamullah...]

KEDUA

Mendekatkan diri kepada Allah dengan mengerjakan ibadah yang sunnah, setelah mengerjakan ibadah yang wajib. Dengan inilah seseorang akan mencapai tingkat yang lebih mulia yaitu menjadi orang yang mendapatkan kecintaan Allah dan bukan hanya sekadar menjadi seorang pecinta. Namun haruslah berwaspada, jauhi segala perasaan riak dan takbur atau ingin menunjuk- nunjuk. Sebaik2 waktunya para sahabat sekalian, adalah pertengahan malam di mana mata- mata manusia lain sedang tertutup. Ingin saya kongsikan satu hadis qudsi yang berbunyi,

'Bahawasanya Allah taala bermegah dengan hamba- hamba-Nya yg bangun di tengah malam kerana beribadat.

Berfirman Allah di hadapan malaikat,

"Lihatlah hamba-hamba Ku itu, mereka telah bangun di tengah malam di waktu tiada seorang pun yg melihat mereka kecuali Aku. Wahai malaikat, saksikanlah bahawa Aku telah sediakan untuk mereka syurga, tempat tinggal kehormatanKu"

KETIGA

Sentiasa mengingati Allah dalam setiap keadaan dan waktu, baik di dalam hati mahupun lisan dan amalan. Ingatlah, kecintaan pada Allah akan diperoleh sekadar dengan keadaan zikir kepada-Nya.

KEEMPAT

Lebih mendahulukan kecintaan pada Allah daripada kecintaan pada dirinya sendiri ketika dia dikuasai hawa nafsunya. Begitu pula dia selalu ingin meningkatkan kecintaan kepada-Nya, walaupun harus menempuh berbagai kesulitan.

KELIMA

Merenungi, memperhatikan dan mengenal kebesaran nama dan sifat Allah. Begitu pula hatinya selalu berusaha memikirkan nama dan sifat Allah tersebut berulang kali. Barangsiapa mengenal Allah dengan benar melalui nama, sifat dan perbuatan-Nya, maka dia pasti mencintai Allah. Oleh karena itu, mu’athilah, fir’auniyah, jahmiyah (yang kesemuanya keliru dalam memahami nama dan sifat Allah), jalan mereka dalam mengenal Allah telah terputus (karena mereka menolak nama dan sifat Allah tersebut).

KEENAM

Memperhatikan kebaikan, nikmat dan karunia Allah yang telah Dia berikan kepada kita, baik nikmat lahir mahupun batin. Inilah faktor yang mendorong untuk mencintai-Nya.

KETUJUH

Inilah yang begitu istimewa- yaitu menghadirkan hati secara keseluruhan tatkala melakukan ketaatan kepada Allah dengan merenungkan makna yang terkandung di dalamnya.

KELAPAN

Menyendiri dengan Allah di saat Allah turun ke langit dunia pada sepertiga malam yang terakhir untuk beribadah dan bermunajat kepada-Nya serta membaca kalam-Nya (Al Qur’an). Kemudian mengakhirinya dengan istighfar dan taubat kepada-Nya.

KESEMBILAN

Duduk bersama orang-orang yang mencintai Allah dan bersama para shidiqin. Kemudian memetik perkataan mereka yang seperti buah yang begitu nikmat. Kemudian dia pun tidaklah mengeluarkan kata-kata kecuali apabila jelas maslahatnya dan diketahui bahawa dengan perkataan tersebut akan menambah kemanfaatan baginya dan juga bagi orang lain.

KESEPULUH

Menjauhi segala sebab yang dapat mengahalangi antara dirinya dan Allah Ta’ala. Contohnya seperti berbual kosong yang tidak bermanfaat kerana itu boleh menyebabkan kita terleka dari mengingati Allah swt, menjauhi perkara- perkara yang lagha, sehinggalah kepada hal- hal yang menjurus kepada maksiat. Wa iyyadz zubillah... Mudah- mudahan Allah jauhi kita dari perkara2 yang menghalang kita dari pandangan rahmat-Nya, insyaallah ^_^.

Semoga kita senantiasa mendapatkan kecintaan Allah, itulah yang seharusnya dicari setiap hamba dalam setiap detak jantung dan setiap nafasnya. Ibnul Qayyim mengatakan bahawa kunci untuk mendapatkan itu semua adalah dengan mempersiapkan jiwa (hati) dan membuka mata hati.

‘Wahai orang2 yg beriman, masuklah ke dalam islam secara keseluruhannya, dan janganlah kamu ikuti langkah2 syaitan.Sesungguhnya ia musuh yang nyata bagimu.’

(Al-Baqarah:208)

Perkongsian: PEREMPUAN MEMANG TAK GUNA...

Perkongsian: PEREMPUAN MEMANG TAK GUNA

Assalamu'alaikum warohmatullah.

Link asal : http://himpunan-tazkirah.blogspot.com/2010/05/perkongsian-perempuan-memang-tak-guna.html


1. Perempuan itu TIDAK GUNA kain yang nipis untuk membuat bajunya, sehingga terbayang kulitnya. Kerana dia tahu,bahawa pakaian seperti itu adalah pakaian yg layak dipakai oleh perempuan jalang.

2. Perempuan MEMANG TIDAK GUNA rantai kaki yang berloceng utk dililitkan pada kakinya. Rantai ini apabila dipakai walaupun tersembunyi tetap bergemerincing dan menarik perhatian orang lain, lebih-lebih lagi lelaki JAHAT. Dia tahu sekiranya dia memakainya juga dia telah melanggar larangan Allah dalam firman-Nya dalam Surah an-Nur.

وَقُل لِّلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَى جُيُوبِهِنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا لِبُعُولَتِهِنَّ أَوْ آبَائِهِنَّ أَوْ آبَاء بُعُولَتِهِنَّ أَوْ أَبْنَائِهِنَّ أَوْ أَبْنَاء بُعُولَتِهِنَّ أَوْ إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي أَخَوَاتِهِنَّ أَوْ نِسَائِهِنَّ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُنَّ أَوِ التَّابِعِينَ غَيْرِ أُوْلِي الْإِرْبَةِ مِنَ الرِّجَالِ أَوِ الطِّفْلِ الَّذِينَ لَمْ يَظْهَرُوا عَلَى عَوْرَاتِ النِّسَاء وَلَا يَضْرِبْنَ بِأَرْجُلِهِنَّ لِيُعْلَمَ مَا يُخْفِينَ مِن زِينَتِهِنَّ وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَا الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Dan katakanlah kepada perempuan-perempuan yang beriman supaya menyekat pandangan mereka (daripada memandang yang haram), dan memelihara kehormatan mereka; dan janganlah mereka memperlihatkan perhiasan tubuh mereka kecuali yang zahir daripadanya; dan hendaklah mereka menutup belahan leher bajunya dengan tudung kepala mereka; dan janganlah mereka memperlihatkan perhiasan tubuh mereka melainkan kepada suami mereka, atau bapa mereka atau bapa mertua mereka atau anak-anak mereka, atau anak-anak tiri mereka, atau saudara-saudara mereka, atau anak bagi saudara-saudara mereka yang lelaki, atau anak bagi saudara-saudara mereka yang perempuan, atau perempuan-perempuan Islam, atau hamba-hamba mereka, atau orang gaji dari orang-orang lelaki yang telah tua dan tidak berkeinginan kepada perempuan, atau kanak-kanak yang belum mengerti lagi tentang aurat perempuan; dan janganlah mereka menghentakkan kaki untuk diketahui orang akan apa yang tersembunyi dari perhiasan mereka; dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman, supaya kamu berjaya. [24 :31]

3. Perempuan MEMANG TIDAK GUNA minyak wangi yang baunya semerbak. Wangian sebegini mempunyai kuasa penyerakan bau yang amat tinggi kerana kadar kemeruwapannya tinggi. Biasanya kekuatan bau ini menunjukkan kadar kekompleksan rantai alcohol (secara kimia) yg digunakan utk membuat pewangi itu. Perempuan yang tidak memakai wangian yang kuat ini tahu bahawa inilah yang dipesan oleh nabi. Sabda junjungan bahawa wanita yang keluar rumah dgn memakai wangian, adalah seperti penzina.
Diriwayatkan dari Abu Musa al-Asy’ari r.a, dari Rasulullah saw. bahwa beliau bersabda, “Jika seorang wanita mengenakan minyak wangi lalu ia lewat di hadapan laki-laki hingga mereka mencium baunya, maka sesungguhnya ia telah berzina dan setiap mata yang memandangnya telah berzina.”
(Hasan, Abu Dawud [4173], at-Tirmidzi [2786], Ahmad [IV/414], Ibnu Khuzaimah [1681])

4. Perempuan MEMANG TIDAK GUNA kata-kata yang keji, kerana dia tahu sesiapa sahaja yang bercakap perkara yang keji adalah mereka yang rendah akhlaknya. Lelaki atau perempuan yang bercakap menggunakan perkataan yang buruk @ jahat, adalah seperti sepohon pokok yang rosak akar tunjangnya. Dia tahu bahawa perumpamaan perkataan yang baik dan buruk dinyatakan dengan jelas dalam surah Ibrahim.

أَلَمْ تَرَ كَيْفَ ضَرَبَ اللّهُ مَثَلاً كَلِمَةً طَيِّبَةً كَشَجَرةٍ طَيِّبَةٍ أَصْلُهَا ثَابِتٌ وَفَرْعُهَا فِي السَّمَاء

Tidakkah engkau melihat (wahai Muhammad) bagaimana Allah mengemukakan satu perbandingan, iaitu: kalimah yang baik adalah sebagai sebatang pohon yang baik, yang pangkalnya (akar tunjangnya) tetap teguh, dan cabang pucuknya menjulang ke langit. [14:24]

تُؤْتِي أُكُلَهَا كُلَّ حِينٍ بِإِذْنِ رَبِّهَا وَيَضْرِبُ اللّهُ الأَمْثَالَ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ

Dia mengeluarkan buahnya pada tiap-tiap masa dengan izin Tuhannya. Dan Allah mengemukakan perbandingan-perbandingan itu untuk manusia, supaya mereka beringat (mendapat pelajaran). [14:25]

وَمَثلُ كَلِمَةٍ خَبِيثَةٍ كَشَجَرَةٍ خَبِيثَةٍ اجْتُثَّتْ مِن فَوْقِ الأَرْضِ مَا لَهَا مِن قَرَارٍ

Dan bandingan Kalimah yang jahat dan buruk samalah seperti sebatang pohon yang tidak berguna yang mudah tercabut akar-akarnya dari muka bumi; tidak ada tapak baginya untuk tetap hidup. [14:26]

5. Perempuan TIDAK GUNA masa berborak untuk mengatakan hal-hal orang yang disekitarnya atau dengan kata lain mengumpat, memperkatakan keaiban saudaranya. Dia tahu bahawa sekiranya orang yang suka mengumpat baik lelaki atau perempuan dia seolah-olah memakan daging saudaranya sendiri. Apakah sanggup kita memakan daging saudara sendiri? Persoalan ini ditanyakan kepada kita dalam firmanNya surah al-Hujurat.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيراً مِّنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ وَلَا تَجَسَّسُوا وَلَا يَغْتَب بَّعْضُكُم بَعْضًا أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَن يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَّحِيمٌ

Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah kebanyakan dari sangkaan (supaya kamu tidak menyangka sangkaan yang dilarang) kerana sesungguhnya sebahagian dari sangkaan itu adalah dosa; dan janganlah kamu mengintip atau mencari-cari kesalahan dan keaiban orang; dan janganlah setengah kamu mengumpat setengahnya yang lain. Adakah seseorang dari kamu suka memakan daging saudaranya yang telah mati? (Jika demikian keadaan mengumpat) maka sudah tentu kamu jijik kepadanya. (Oleh itu, patuhilah larangan-larangan yang tersebut) dan bertaqwalah kamu kepada Allah; sesungguhnya Allah Penerima taubat, lagi Maha mengasihani.
[49:12]

6. Perempuan MEMANG TIDAK GUNA tudung lilit, apabila memakainya diselempangkannya sehingga nyata bentuk badannya. Sememangnya ia menjadi tatapan mata lelaki yang jahat yang terkena panahan syaitan. Dia tahu apabila bertudung, dia mesti melabuhkan tudungnya sehingga menutup alur lehernya dan tidak menampakkan bentuk di bahagian dadanya. Pesan Rasul seperti yang disuruh oleh Allah tersebut dalam surah al-Ahzab. Begitu juga seorang lelaki yang bergelar suami mesti memberi peringatan untuk isteri dan anak-anaknya.

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُل لِّأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاء الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِن جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَن يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَّحِيمًا

Wahai Nabi, suruhlah isteri-isterimu dan anak-anak perempuanmu serta perempuan-perempuan yang beriman, supaya melabuhkan pakaiannya bagi menutup seluruh tubuhnya (semasa mereka keluar); cara yang demikian lebih sesuai untuk mereka dikenal (sebagai perempuan yang baik-baik) maka dengan itu mereka tidak diganggu. Dan (ingatlah) Allah adalah Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani. [33:59]

7. Perempuan MEMANG TIDAK GUNA lenggok bahasa yang boleh menggoda seorang lelaki. Jika bercakap dengan lelaki yang bukan mahramnya, bercakaplah dengan tegas. Jangan biarkan suara lentuk untuk menarik perhatian lelaki yang ada penyakit dalam hatinya. Sememangnya suara perempuan bukanlah aurat, jika aurat maka Allah tidak akan menjadikan perempuan boleh berkata-kata. Bertegaslah dalam percakapan, jangan gunakan suaramu untuk menarik perhatian lelaki sehingga menjadi fitnah buatmu. Bahaya suara wanita yang bercakap dengan gaya membujuk yang boleh mencairkan keegoan lelaki (yg bukan mahramnya) dicatat dalam ayat 32 surah al-Ahzab.

يَا نِسَاء النَّبِيِّ لَسْتُنَّ كَأَحَدٍ مِّنَ النِّسَاء إِنِ اتَّقَيْتُنَّ فَلَا تَخْضَعْنَ بِالْقَوْلِ فَيَطْمَعَ الَّذِي فِي قَلْبِهِ مَرَضٌ وَقُلْنَ قَوْلًا مَّعْرُوفًا

Wahai isteri-isteri Nabi, kamu semua bukanlah seperti mana-mana perempuan yang lain kalau kamu tetap bertaqwa. Oleh itu janganlah kamu berkata-kata dengan lembut manja (semasa bercakap dengan lelaki asing) kerana yang demikian boleh menimbulkan keinginan orang yang ada penyakit dalam hatinya (menaruh tujuan buruk kepada kamu), dan sebaliknya berkatalah dengan kata-kata yang baik (sesuai dan sopan). [33:32]

8. Perempuan MEMANG TIDAK GUNA alat solek (make-up) untuk menonjolkan kejelitaannya melainkan di hadapan suaminya sahaja. Adab bersolek (tabarruj) ini amat ditekankan kepada wanita muslim (muslimah) kerana semestinya kecantikannya adalah hak ekslusif yang mesti persembahkan kepada suaminya. Jika ingin keluar bekerja, dia memakai make-up secara bersederhana sahaja sehingga tidak jelas kelihatan pada wajahnya dia bersolek. Jangan bersolek sehingga cantiknya anda sehingga kadang2 wajah anda menjadi seperti hantu. Hendak bergincu? Jika bergincu, pakailah yg tidak menyerlah warnanya. atau mengapa tidak pakai lip balm sahaja?

9. Perempuan TIDAK GUNA kain tudung yang jarang-jarang seperti jarangnya jala yang digunakan untuk memukat haiwan akuatik. Kerana apabila memakai tudung seperti ini, akan nampak juga bahagian yang sepatutnya ditutup rapi dari pandangan orang lain. Rambut adalah mahkota, tetapi jangan biarkan mahkota itu tidak 'berharga' dengan menayangkannya tanpa sebarang perlindungan. Jika mahkota berharga disimpan dengan rapi di dalam sangkar, dan ditambah pula pengawal untuk menjaga keselamatannya, maka demikian juga dengan rambut wanita. Sangkar itu adalah kain litup yang sempurna dan pengawalnya pula adalah ilmu yang diamalkan oleh anda untuk memakainya dengan cara yang terbaik.

Moga bermanfaat.

Monday, April 26, 2010

Ku Ingin Jadi Bidadari Itu..

KU INGIN JADI BIDADARI ITU...
Dicatat oleh Ummu Husna on 5 April 2010
Sumber
http://ummuhusna99.blogspot.com/

Nota * Dah lame x update blog..td tetibe baca Ummu Husna punye blog, terbaca en3 ni yg sgt menarik..wpun belum bergelar seorg is3, tp en3 ni sgt menarik hati & semuga bleh jadi panduan pada sesiapa yg memerlukan..thanks Kak Ina, for dis great en3...lets read...

Kereta MPV Honda Shuttle berwarna biru meluncur laju menyusuri lebuhraya. Cuaca dingin sejak pagi mulai beransur hangat. Matahari bersinar terang memancarkan cahaya. Saya dan keluarga bermusafir ke Lancaster untuk menjayakan ‘Kem Solat’ bersama warga Malaysia di sana.Sepanjang perjalanan, saya mengambil peluang menikmati keindahan alam. Padang rumput yang menghijau. Juga, bunga-bunga Daffodil kelihatan tumbuh melata dengan kembang kuning yang menambah ceria. Damai. Menghilangkan resah dan risau.Suami pula tenang memandu di sisi. Sesekali dia tersenyum sendiri. Mungkin tercuit hati dengan isi ceramah yang didengarnya melalui MP3. Ceramah tentang syurga dari Syeikh Anuar Awlaki.“Hai..apalah yang disenyumkan tu?” usik saya, sengaja mahu mengajak suami bercerita.Suami menoleh.

Senyumnya belum lekang dari bibir. Bahkan makin melebar saat melihat saya menjeling sinis. Belum mahu menjawab, suami kembali memberi tumpuan kepada pemanduan dan isi ceramah.Anak-anak di bahagian belakang, telah lama lena dibuai mimpi. Jarak perjalanan dari Leicester ke Lancaster, sememangnya agak jauh . Iaitu lebih kurang 2 jam 55 minit, mengikut anggaran navigator berjenama ‘Tomtom’ kami.

NIKMAT SYURGA

“Jangan lupa kongsi dengan As ya..” luah saya bila melihat suami ketawa kecil seakan geli hati. Sambil itu, saya menyua makanan dan minuman yang dibawa kepadanya. Itulah tugas saya setiap kali kami berkelana jauh begini.Maklum dengan keletihan perjalanan jauh sebegitu, sekurang-kurangnya saya dapat berperanan menghilangkan jemu dan rasa mengantuk suami ketika memandu.“Ada pendengar wanita menyoal Syeikh Anuar..” suami mula mahu berkongsi. Saya sabar menanti sementara menunggu suami menghabiskan bicara.“Dia bertanya: mengapa al Quran tidak menerangkan SECARA JELAS kenikmatan yang diperolehi wanita di syurga?” tambah suami.Saya mengangguk. Kepala ligat mengingati ayat tentang kenikmatan syurga yang disediakan bagi lelaki beriman dan bertaqwa.

Bidadari syurga yang digambarkan sebegitu indah menerusi kalam-kalamNya yang mulia.

BIDADARI SYURGA

“Rasanya, kelebihan yang dimaksudkan tu ialah bidadari kan bang?” saya bertanya suami untuk meminta kepastian darinya. Kerana setakat pengetahuan saya, tiada kelebihan lain yang berbeza antara lelaki dan wanita di dalam syurga melainkan hanya bidadari yang disebut oleh Allah SWT menerusi ayat-ayat-Nya.Di antaranya, firman Allah SWT yang bermaksud :”Dan ( di dalam syurga itu ) ada bidadari-bidadari bermata jeli, laksana mutiara yang tersimpan.” ( Surah Al-Waqi’ah ayat 22 – 23 )“Sesungguhnya kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) secara khusus, dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan, penuh cinta lagi sebaya umurnya” ( Surah Al-Waqi’ah ayat 35 – 37)“Di dalam surga itu ada bidadari-bidadari yang sopan menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka) dan tidak pula oleh jin. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? Mereka (bidadari) seumpama yaqut dan marjan.” ( Surah Ar-Rahman ayat 56 – 58 )“Ya..hanya itu sahaja yang berbeza.

Selain itu, baik lelaki mahu pun perempuan, kedua-duanya menerima ganjaran yang sama,” jawab suami bersahaja.“Orang perempuan ini abang…bila sebut bidadari, pasti ada rasa cemburu terhadap mereka,” balas saya mencebik. Sekadar bergurau untuk bermanja dan bermesra.“Dalam syurga nanti, tak akan ada rasa cemburu tu. Kalau kerana cantik, mereka akan jadi lebih cantik dari bidadari, malah di syurga tiada semua perasaan negatif seperti sedih, terkilan dan seumpamanya. Semua yang dihajati akan diperolehi,” spontan suami membalas semula sambil ketawa kecil melihat saya.

CEMBURU

Saya merenung kehijauan rumput dan pohon-pohon kayu di tepi jalan. Di dalam hati saya membenarkan kata-kata suami. Walau di akhirat sana tiada lagi cemburu, namun ketika masih di dunia ini, perasaan itu sukar dipinggir dari sanubari.Cemburu yang terbit dari rasa cinta kepada lelaki bergelar suami.Cemburu yang lahir dari kegelisahan mengenang diri yang banyak dosa dan khilaf ini. Layakkah untuk bersamanya di syurga nanti?Cemburu yang menghantui kala mengenang sabda junjungan mulia yang bermaksud :“Janganlah seorang perempuan menyakiti suaminya di dunia, jika tidak, maka bidadari-bidadari yang menjadi isterinya di syurga akan berkata kepadanya : Janganlah kamu menyakitinya, sesungguhnya ia adalah tamu bagimu yang sebentar lagi akan meninggalkanmu untuk berkumpul bersama kami.” ( Riwayat Ahmad dan Tirmidzi dari Mu’adz bin Jabal ra )

ISTERI PENDAMPING SUAMI

Namun, bila merenung ingatan dari Rasulullah SAW mengenai peranan seorang isteri di sisi suami, hati saya kembali tenang. Yakin dengan janji-Nya bahawa, seorang isteri yang solehah kepada seorang suami, akan kekal menjadi ratunya di syurga di samping bidadari.Peranan seorang isteri beriman amat penting dalam memantap dan membantu suami untuk taat kepada Allah, sebagaimana motivasi yang terkandung dari kabda Rasulullah SAW yang bermaksud :“Harta yang utama adalah lisan yang senantiasa berzikir, hati yang senantiasa bersyukur dan isteri beriman yang membantu suami dalam menegakkan bangunan imannya.” ( Riwayat Ibnu Majah )Seorang isteri yang solehah, di samping bersikap menghargai suami, lemah lembut di hadapan suami, sama ada dari tindakan yang sopan, tutur kata yang manis dan manja, serta menampakkan pandangan yang tenang, bening dan jernih, dia juga akan selalu berusaha membantu suaminya untuk menguatkan keimanan kepada Allah dengan amalan-amalan soleh.

Dia menyedari cabaran besar lelaki dengan dunia luar hari ini, lantas berusaha menjaga daya tarik dirinya bagi suami yang dikasihi. Isyarat dari para bidadari yang menggambarkan keindahan dan keadaan penuh cinta mereka terhadap bakal suami yang ditunggu penuh setia.Tidakkah keadaan ini sewajarnya menjadi cabaran kepada para isteri untuk memperbaiki layanan, penampilan dan segalanya ?

SUAMI SOLEH, ISTERI SOLEHAH

“Tapi perlu diingat satu fakta yang sering terpinggir dari perhatian ramai bagi seorang isteri untuk jadi solehah,” tiba-tiba suami kembali bersuara.“Apa dia, bang?”saya menyoal penuh tanda tanya.“Formula terbaik untuk menjadi isteri solehah adalah mempunyai suami yang soleh, kerana jika seorang isteri ingin menjadi solehah, ia amat sukar tanpa suami yang soleh,” tegas suami.“Malah segala kebaikan isteri dan ciri-ciri solehahnya boleh sahaja disalah gunakan oleh si suami yang tidak soleh hingga akhirnya dia dizalimi,” tambah suami lagi sambil membetulkan cermin matanya.Saya membenarkan kata-kata suami. Berapa ramai wanita hari ini yang kelihatan jauh dari ciri wanita solehah, tetapi dengan kehadiran seorang suami yang soleh, wanita itu berjaya dibentuk dan berubah kepada yang lebih baik. Nasihat kepada suri hatinya tentang penampilan seorang wanita Muslimah sentiasa dititikberatkan. Pergaulan isteri bersama lelaki yang bukan mahram, diselia sebaiknya agar tidak timbul fitnah yang merosakkan.Dan tidak kurang juga, ramai wanita yang sebelum berkahwin merupakan wanita yang baik beragama, tetapi sejurus melangkah ke alam rumahtangga, semakin terhakis nilai keagamaannya kerana sikap suami yang tidak mementingkan penjagaan syari’at.

Kecantikan dan aurat isteri dijaja dengan penuh bangga. Pemergian isteri bersama lelaki lain tidak pernah dipandang curiga dan lain-lain lagi.Kerana itu, untuk melahirkan lebih ramai wanita solehah ialah dengan melahirkan lebih ramai lelaki soleh. Jika tidak, peluang ini akan semakin menipis dan mengecil. Fikirkanlah..

KU INGIN JADI BIDADARIMU…

Akhirnya, tiada wanita beriman yang melupakan cita-cita yang satu ini. Untuk menjadi bidadari bagi seorang suami di dunia dan akhirat adalah kemuncak impian seorang isteri. Mengharapkan destinasi cintanya akan sampai ke pengakhiran di dalam syurga yang abadi di sana. Kembali bersatu atas nama kasih, kekal selamanya dengan rahmat Allah Yang Maha Kaya.Buat suamiku, terima kasih atas kiriman emel beserta alunan dari Munif yang amat membakar semangat diri ini untuk menjadi ‘bidadari’. Bantu isterimu untuk mencapainya..Moga cinta kita membawa ke syurga, ameen Ya Rabb